1.4 Pengantar Animasi & Desain Grafis
Pengantar Animasi & Desain Grafis
Donen Pembimbing : Donie Margavianto Nurrokhman
Nama
|
:
|
Lyandi Nur Annazmi R
|
NPM
|
:
|
16177882
|
Kelas
|
:
|
3KA20
|
Jurusan
|
:
|
Sistem Informasi
|
Fakultas
|
:
|
Fikti
|
1.
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
Apa
Itu Stop Motion?
Animasi Stop Motion adalah teknik aimasi menggunakan
fotografi yang pengambilan gambarnay frame by frame untuk membuat objek statis
menjadi tampak bergerak. Tehnik stop-motion animation merupakan animasi yang
dihasilkan dari penggambilan gambar berupa obyek (boneka atau yang lainnya)
yang digerakkan setahap demi setahap.
Sejarah
Animasi Stop Motion
Animasi Stop motion mempunyai sejarah panjang dalam
perfilman. Seringkali digunakan untuk menunjukkan objek statis bergerak seperti
menggunakan sihr. Contoh teknik stop motion pertama dapat kita berikan
penghargaan kepada Albert E. Smith dan J. Stuart Blackton untuk karya mereka
pada tahun 1897 berjudul Vitagraph's The Humpty Dumpty Circus, yang menunjukkan
sirkus acrobat dari mainan dan binatang yang Nampak hidup. Pada tahun 1902,
sebuah film berjudul Fun in a Bakery Shop menggunakan trik stop-motion dalam
adegan memahat petir.
Salah satu film animasi stop motion kategori clay
animation yang pertama films berjudul Modelling Extraordinary, yang memukau penontonnya
pada tahun 1912. Pada bulan desember
1916 dibawakanlah episode pertama Willie Hopkins' dari 54 episode
"Miracles in Mud" ke layar lebar. Pada bulan December 1916, aniamator
perempuan pertama bernama, Helena Smith Dayton, memulai eksperimen dengan clay
stop motion.
Dalam film promosi tahun 1940, Autolite, perusahaan
pemasok suku cadang otomotif, menampilkan animasi stop motion dari produknya
berbaris melewati pabrik Autolite untuk lagu Franz Schubert Militer Maret.
Sebuah versi singkat dari urutan ini kemudian digunakan dalam iklan televisi
untuk Autolite, khususnya pada tahun 1950-an Program CBS Suspense, yang
disponsori Autolite.
1960an
dan 1970an
Pada tahun 1960 dan 1970-an, animator tanah liat
(clay) independen Eliot Noyes Jr menyempurnakan teknik "free form"
animasi clay dan masuk nominasi Oscar pada tahun 1965 untuk Film clay
animation- nya (berjudul Origin of Species). Noyes juga menggunakan stop motion
untuk menghidupkan pasir pada permukaan kaca untuk animasi film musikal Sandman
(1975).
Pada tahun 1975, pembuat film dan para peneliti clay
animation Will Vinton bergabung bersama pematung Bob Gardiner untuk menciptakan
sebuah film eksperimental yang disebut Closed Mondays yang menjadi film stop
motion pertama di dunia yang memenangi Oscar
Animasi boneka yang dilapisi pasir digunakan pada
tahun 1977 oleh film pemenang Oscar berjudul The Sand Castle, yang diproduksi
oleh animator Belanda-Kanada Co Hoedeman. Hoedeman adalah salah satu dari
puluhan animator yang bernaung di bawah Dewan Film Nasional Kanada, sebuah
lembaga seni untuk Film pemerintah Kanada yang telah mendukung animator selama
beberapa dekade.
1980
sampai sekarang
Pada 1970-an dan 1980-an, Industrial Light & Magic
sering menggunakan Model animasi stop motion untuk film seperti Star Wars
trilogy yang asli: urutan catur di Star Wars, the Tauntauns dan AT-AT walker di
The Empire Strikes Back, dan AT-ST walker di Return of the Jedi di mana
semuanya merupakan animasi stop motion, sebagian menggunakan film Go.
Pada tahun 1980, Marc Paul Chinoy menyutradarai film
animasi clay pertama berdurasi-panjang, sebuah film berdasarkan komik terkenal
Pogo.
Sejak
kebangkitan animasi seperti pada film Who Framed Roger Rabit dan The Little
Mermaid pada akhir 1980 dan awal 1990an, ada banyak film dengan fitur stop
motion yang mulai berkembang disamping berkembangnya animasi computer. Film
berjudul The Nightmare Before Christmas yang disutradarai oleh Henry Sellick
dan diproduseri oleh Tim Burton merupakan salah satufilm stop motion yang
dirilis secara luas.
Menjelang
akhir 90-an, Will Vinton meluncurkan prime-time serial televisi stop motion
pertama yang disebut The PJs, dengan Eddie Murphy sebagai sang kreator.
Pemenang Emmy Award ini ditayangkan di Fox selama 3 season.
Jenis
Animasi Stop Motion
Stop
Motion dibedakan menjadi beberapa kategori berdasarkan teknik pembuatannya,
yaitu:
1.
Animasi Clay (Clay
Animation)
Animasi clay atau
claymation adalah salah satu dari banyak bentuk animasi stop motion. Setiap
bagian animasi, baik karakter atau latar belakang, adalah "bisa diubah
bentuknya"-biasanya terbuat dari bahan lunak, biasanya Plasticine clay.
2.
Animasi Cutout (Cutout
Animation)
merupakan sebuah
teknik yang unik dalam membuat animasi menggunakan objek dan karakter datar
dari bahan atau material seperti kertas, kartu, kain keras atau bahkan hasil
cetakan foto.
3.
Animasi Pasir (Sand
Animation)
Merupakan teknik
animasi stop motion yang menggunakan pasir dan permukaan datar untuk membuat
gambar untuk dianimasikan.
4.
Animasi Gambar (Hand
drawn Animation)
Merupakan teknik
animasi stop motion menggunakan gambar manual setahap demi setahap.
Cara
kerja Animasi Stop Motion
Cara kerja stopmotion yaitu mengharuskan animator
mengubah scene secara fisik, memfoto satu per satu frame, mengubah scene lagi dan memfoto satu frame lagi, dan seterusnya. Kita bisa memproses
sequence atau rangkaian urutan gambar menggunakan software computer untuk
membuatnya menjadi movie.
PERKEMBANGAN ANIMASI STOP MOTION
PERKEMBANGAN ANIMASI STOP MOTION
Dalam perkembangannya, stop motion
animation sering disebut juga claymation, karena animasi ini sering menggunakan
clay (plastisin/tanah liat) sebagai objek yang digerakkan. Berdasarkan teknik
penggarapannya, selain limited animation, dan teknik yang paling baru adalah
CGI atau Computer Generated Imagery, penggarapan animasi dengan teknik stop
motion sebenarnya tergolong paling kuno dan sangat sederhana sekali. Tidak
diperlukan satu keahlian khusus dalam membuatnya, yang paling dibutuhkan dalam
pengerjaannya teliti dan telaten. Animasi ini bukan animasi yang bisa dibuat
dalam waktu singkat. Namun, semua orang bisa mencobanya. Peralatan yang
dibutuhkan hanyalah kamera foto atau kamera video tipe apa pun, tripod atau
apapun yang dapat menyanga kamera tepat pada tempatnya, dan yang paling penting
adalah objeknya. Cukup dengan menggunakan tangan sendiri, kita pindahkan posisi
objek berupa boneka, model, atau gambar secara perlahan-lahan. Dan setiap
pergerakan itu direkam dengan kamera foto ataupun kamera video. Ketika hasil
rekaman itu kita susun berurutan, maka yang tercipta adalah kesan seolah-olah
objek bergerak dan hidup.
Sejak diperkenalkannya teknik baru, CGI
atau Computer Generated Imagery di dunia animasi, tak lantas membuat stop
motion dijauhi dari peminatnya. Malahan stop motion kini, semakin berjaya dengan
kemudahan teknologi digital dan CGI. Film Corpse Bride yang digarap oleh Tim
Burton misalnya. Film inilah yang pertama kali menggunakan teknologi full
digital, peralatan yang dipakai kamera digital SLR still photography untuk
merekam adegannya, dan untuk mengedit gambarnya menggunakan Apple’s Final Cut
Pro. Dulu, teknik stop motion paling dijauhi oleh animator dunia. Alasannya
udah lama, mahal pula. Coba bayangkan, untuk menciptakan animasi selama satu
dektik saja, kita membutuhkan sebanyak 12-24 frame gambar diam. Bagaimana jika film animasi itu berdurasi
satu jam bahkan lebih, bisa kebayangkan ribetnya minta ampun. Yah, ini semua
dikarenakan masih mengandalkan teknologi analog. Baik proses produksi maupun
post produksi seluruhnya menggunakan sistem analog, film seluloid yang mahal
harganya, dan waktu penggarapannya pun jauh lebih lama daripada penggarapan
film biasa. Itu sebabnya, perkembangan film animasi stop motion tidak secepat
film animasi dengan menggunakan teknik lainnya. Baru di tahun 1989, sejak
Wallace and Gromit muncul di layar kaca, stop motion kembali mengepakkan
sayapnya di dunia animasi. Dan
dibuktikan kembali oleh Chicken Run di tahun 2000, sampai sekarang. Bahkan, tak
sedikit animator independen akhirnya ikut-ikutan tertarik dengan teknik ini.
Buktinya, Mary and Max berhasil mencuri perhatian, dan menjadi the opening
night pada festival Sundannce Film tahun 2009.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixaFQd4MimOXbba_dbGGV1DiePHo-po3Xz8T8RpWuVrAbZROS1O5gJ4YdgR-Z9rueVZIP6fGyMu3gx_aGpLT-bxWyn4D24Bp-qG7om03v1t9QWvIRVMpTXhKF6XiML-4fFvaijc7T4HhPU/s320/4.png
https://animasi-livejournal.weebly.com/animasi-stop-motion.html
https://animasi-livejournal.weebly.com/animasi-stop-motion.html






Comments
Post a Comment